SEJARAH PRAMUKA DIDUNIA DAN INDONESIA
Istilah
pramuka hanya digunakan di Indonesia sedangkan di dunia pramuka disebut Scout.
Gerakan yang juga disebut Scouting atau Scout Movement ini
bertujuan untuk pengembangan para pemuda secara fisik, mental, dan
spiritual. Sejarah pramuka di dunia sendiri
dimulai pada 25 Juli 1907 ketika Lord Robert Baden Powell saat itu sebagai
Letnan Jendral tentara Inggris untuk pertama kalinya mengadakan perkemahan
pramuka di pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari. Selanjutnya pada tahun 1908
Baden Powel menulis buku tentang prinsip dasar kepramukaan “Scouting for
Boys” yang artinya pramuka untuk laki-laki.
Pada tahun
1912 dengan babtuan adik perempuan Baden Powell bernama Agnes maka terbentuklah
organisasi pramuka untuk perempuan dengan sebutan “Girls Guides“.
Organisasi kepramukaan perempuan ini pun dilanutkan oleh istri Baden Powell.
Selanjutnya
di tahun 1916 di dirikanlah kelompok pramuka siaga dengan nama CUB (anak
srigala). Pedoman kegiatan yang dilakukan berdasarkan dari sebuah buku yang
berjudul “The Jungle Book” karangan Rudyard Kipling.
Pada tahun
1918 Baden Powell kembali membentuk Rover Scout, yaitu organisasi pramuka bagi
mereka yang telah berusia 17 tahun. Selang empat tahun kemudian yaitu tahun
1922 Powel menerbitkan buku menerbitkan buku ”Rovering To Succes”
buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju
kepantai bahagia.
Jambore
Dunia
Di tahun
1920 merupakan tahun yang sangat berpengaruh dalam sejarah pramuka dimana untuk
pertama kalinya di adakan Jambore di dunia. Selain itu tahun ini juga dibentuk
Dewan Internasional pramuka yang beranggotakan 9 orang biro dan biro pusat di
London. Biro pramuka putra dunia memiliki lima kantor wilayah yaitu Costa Rica,
Mesir, Filipina, Swiss, dan Nigeria. Sedangkan untuk putri memiliki lima kantor
pusat sekretariat di London dan biro kantor wilayah di Amerika Latin, Arab,
Asia Pasifik, dan Eropa.
Jambore
Dunia ke-I di laksanakan di Olympia Hall, London. Dalam kegiatan tersebut
diundang pula peserta dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell
diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World ).
Pelaksanaan
Jambore dunia selanjutnya:
- Tahun
1924 ke
II
di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
- Tahun
1929 ke
III
di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
- Tahun
1933 ke
IV
di Godollo, Budapest, Hongaria
- Tahun
1937 ke
V
di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
- Tahun
1947 ke VI
di Moisson, Prancis
- Tahun
1951 ke
VII
di Salz Kamergaut, Austria
- Tahun
1955 ke
VIII
di Sutton Park, Sutton coldfild, Inggris
- Tahun
1959 ke
IX
di Makiling, Philipina
- Tahun
1963 ke
X
di Marathon, Yunani
- Tahun
1967 ke
XI
di Idaho, Amerika Serikat
- Tahun
1971 ke
XII
di Asagiri, Jepang
- Tahun
1975 ke
XIII
di Lillehammer, Norwegia
- Tahun
1979 ke
XIV
di Neishaboor, Iran (tetapi dibatalkan)
- Tahun
1983 ke
XV
di Kananaskis, Alberta, Kanada
- Tahun
1987 ke
XVI
di Cataract Scout Park, Australia
- Tahun
1991 ke
XVII di
Korea Selatan
- Tahun
1995 ke XVIII di
Belanda
- Tahun
1999 ke
XIX
di Chili, Amerika Serikat
- Tahun
2003 ke
XX
di Thailand
Sejarah Pramuka di Indonesia
Ternyata gagasan organisasi Boden Powell tersebut dalam waktu singkat menyebar ke berbagai negara termasuk Belanda. Di belanda gerakan pramuka dinamai Padvinder. Pada masa itu Belanda yang menguasai Indonesia pun membawah gagasan itu ke Indonesia. Akhirnya mereka pun mendirikan organisasi tersebut di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
Dalam perkembangan
pemimpin-pemimpin gerakan nasional membentuk organisasi kepanduan dengan tujuan
membentuk manusia Indonesia yang baik dan siap menjadi kader pergerakan
nasional. Dalam waktu singkat muncul berbagai organisasi kepanduan antara lain
JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ
(Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery),
HW (Hisbul Wathon).
Kemudian
pemerintah Hindia Belanda memberikan larangan penggunaan istilah
Padvindery. Maka K.H. Agus Salim mengganti nama Padvindery menjadi Pandu
atau Kepanduan dan menjadi cikal bakal dalam sejarah pramuka di Indonesia.
Setelah
sumpah pemuda kesadaran nasional juga semakin meningkat, maka pada tahun 1930
berbagai organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu
Pemuda Sumatra) bergabung melebur menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia).
Pada tahun 1931 dibentuk PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) kemudian pada
tahun 1938 berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan
Indonesia).
Pada masa
pendudukan Jepang di Indonesia organisasi Kepanduan dilarang. Maka banyak dari
tokoh Pandu yang beralih dan memilih masuk masuk Keibondan, Seinendan, dan
PETA.
Setelah
proklamasi kemerdekaan kembali dibentuk orgasisasi kepanduan yaitu Pandu Rakyat
Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 dan menjadi satu-satunya organisasi
kepanduan.
Pada tahun
1961 organisasi kepanduan di Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi
kepanduan dan terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu
Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri
Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia). Sadar
akan kelemahan terpecah-pecah akhirnya ketiga federasi yang menghimpun
bergabung menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).
Sejarah
pramuka di Indonesia di anggap lahir pada tahun 1961. Hal tersebut didasarkan
pada Keppres RI No. 112 tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia
Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan
seperti yang disebutkan Presiden pada 9 Maret 1961.
Tentunya
banyak yang bertanya, kenapa peringatan hari Pramuka di peringati pada 14 Agustus?.
Hal tersebut dikarenakan pada tanggal 14 Agustus 1961 adalah hari dimana
Gerakan Pramuka di perkenalkan di seluruh Indonesia, sehingga di tetapkan
sebagai hari Pramuka yang di ikuti dengan pawai besar. Sebelumnya presiden juga
telah melantik Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari.
Pengertian Semaphore
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan
menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca
melalui posisi bendera atau tangan.
Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masingbendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda
warna.
Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim
digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada
dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan dalam
komunikasi kelautan.
Semaphore dan Pramuka
Sejarah
Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat menggunakan bendera yang lazim digunakan ketika perang sipil di Amerika
Serikat. Ketika itu bendera yang digunakan berwarna putih dan oranye serta hanya terdiri dari
satu bendera saja. Orang yang ditugaskan melakukan isyarat bendera ini biasanya berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai yang
tingginya sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah semaphore
Semaphore Modern
Semaphore kini menggunakan dua bendera yang berbentuk persegi, yang akan digunakan oleh pengirim sinyal untuk melakukan posisi-posisi
yang bisa diterjemahkan menjadi huruf dan angka. Sebenarnya warna bendera tergantung asal pesan itu dikirimkan, jika dikirimkan dari laut,
maka benderanya berwarna merah dan oranye, jika dikirimkan dari darat maka bendera akan berwarna biru dan putih. Di Indonesia bendera yang biasa digunakan dalam kegiatan kepramukaan berwarna merah dan
oranye. Namun sebenarnya warnabendera itu sendiri tidaklah terlalu penting, itu hanya merupakan pertanda
agar pesan lebih mudah ditangkap.
Penggunaan Semaphore dalam Pramuka
Di Indonesia, semaphore biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian
yang harus dimiliki dalam kegiatan pramuka[1]. Biasanya kegiatan semaphore ini diajarkan sejak dalam
level pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktekan pada acara perkemahan.
Namun seiring dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka keterampilan semaphore ini pun semakin jarang
dikenal orang-orang.
berikut contoh hurup-hurup dalam bentuk gerakan semaphore :
berikut contoh hurup-hurup dalam bentuk gerakan semaphore :
emaphore
Seorang yang sedang memeragakan gerakan
semaphore
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima
berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang,
tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui
posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang
dinamakan bendera semaphore.
Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang
masing-masing bendera
tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi
merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna. Warna
yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim digunakan
adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada dekat
tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan dalam komunikasi kelautan. Semaphore
dalam Pramuka
Sejarah
Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat menggunakan bendera yang lazim
digunakan ketika perang sipil di Amerika Serikat.
Ketika itu bendera yang digunakan
berwarna putih dan oranye serta hanya terdiri dari satu bendera saja. Orang
yang ditugaskan melakukan isyarat bendera ini biasanya
berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai yang tingginya sekitar 2-3
meter dari permukaan tanah semaphore
Semaphore Modern
Semaphore kini menggunakan dua bendera yang berbentuk
persegi, yang akan
digunakan oleh pengirim sinyal untuk melakukan posisi-posisi yang bisa diterjemahkan menjadi huruf dan angka.
Sebenarnya warna bendera tergantung asal pesan itu dikirimkan, jika dikirimkan dari
laut, maka benderanya berwarna
merah dan oranye, jika dikirimkan dari darat maka bendera akan berwarna
biru dan putih. Di Indonesia bendera yang biasa
digunakan dalam kegiatan kepramukaan berwarna merah dan oranye. Namun
sebenarnya warna bendera itu sendiri tidaklah terlalu penting, itu hanya merupakan
pertanda agar pesan lebih mudah ditangkap.
Penggunaan
Semaphore dalam Pramuka
Di Indonesia, semaphore
biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki dalam kegiatan
pramuka. Biasanya
kegiatan semaphore ini diajarkan sejak dalam level pramuka siaga dan
merupakan keterampilan yang dipraktekan pada acara perkemahan. Namun seiring
dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka
keterampilan semaphore ini pun semakin jarang dikenal orang.
Karakter
Untuk membuat sandi angka, sebelum memulai
sandi maka harus diawali dengan sandi “Nomor”
dan jika ingin kembali membuat sandi huruf maka harus membuat sinyal “J” Beberapa sandi lainnya yang
biasa digunakan dalam semaphore adalah;
- U-R : berita siap dimulai
- K : siap menerima berita
- E (8 kali) : error / ada kesalahan
- I-N-I : ulangi
- A-R : berita selesai
- R : dapat menerima dengan baik
- A-S : tunggu
- M-K : geser kanan
- M-L : geser kiri.
Semaphore sebagai Sinyal Rel Kereta Api
Contoh penggunaan lainnya
adalah pada sinyal kereta api. Semaphore
ini merupakan bentuk sinyal kereta api
pertama. Sinyal Semaphore diperagakan oleh sebuah tiang yang memiliki
lengan yang bisa memutar dan akan menunjukan sinyal kepada masinis. Sinyal ini
dipatenkan oleh Joseph
James Stevens dan hingga saat ini telah
menjadi sinyal mekanis yang paling sering digunakan di berbagai negara.
Sejarah
Semaphore sebagai sinyal kereta api
pertama kali diterapkan oleh Charles Hutton Gregory pada jalur
rel yang menghubungkan London dan Croydon (sekarang bernama jalur kereta London Brighton dan South Coast) di
New Cross, London tenggara, pada
tahun 1842. Akhirnya sinyal ini digunakan di sepanjang rel kereta di area
tenggara[5]. Ide ini
dikemukakan oleh John
Urpeth Rastick kepada Gregory. Akhirnya
sinyal semaphore ini digunakan di seluruh rel kereta api di Inggris pada tahun
1870. Lalu diadaptasi oleh Amerika Serikat pada
tahun 1908.
Komponen
Lengan semaphore
terdiri dari dua bagian yaitu; bagian pertama yang terdiri dari kayu atau besi dimana mempunyai poros di berbagai titik dan sebuah
bingkai yang menyangga lensa
berwarna berbentuk lingkaran, yang akan menyala sebagai bagian penggunaan sinyal. Kedua
bagian tersebut akan dikombinasikan ke dalam satu rangkaian.
Penggunaan lensa ini akan dikombinasikan dengan lampu pijar atau lampu minyak agar bisa menyala. Namun pada masa sekarang lampu yang digunakan sudah menggunakan lampu listrik.
Bahan-bahan yang biasanya digunakan dalam membuat pos sinyal untuk sinyal semaphore adalah kayu, pipa baja, kisi baja dan beton. Rel kereta api di Tenggara Inggris biasanya juga terbuat dari rel yang sudah tua atau tidak terpakai lagi.
Penggunaan lensa ini akan dikombinasikan dengan lampu pijar atau lampu minyak agar bisa menyala. Namun pada masa sekarang lampu yang digunakan sudah menggunakan lampu listrik.
Bahan-bahan yang biasanya digunakan dalam membuat pos sinyal untuk sinyal semaphore adalah kayu, pipa baja, kisi baja dan beton. Rel kereta api di Tenggara Inggris biasanya juga terbuat dari rel yang sudah tua atau tidak terpakai lagi.
Sinyal Dua Posisi
dan Tiga Posisi
Sinyal semaphore
pertama memiliki lengan yang bisa menunjuk ke tiga posisi. Jika lengan
membentuk horizontal berarti “bahaya”, jika condong sejauh 45 derajat berarti
“perhatian” dan jika membentuk vertikal maka berarti “bersih”. Yang berarti jalur rel bersih dari kereta lain dan aman untuk
dilewati. Namun akhirnya tiga posisi ini digantikan hanya dengan dua posisi,
yaitu jika lengan condong 45 derajat maka berarti “perhatian” dan jika dalam
posisi vertikal berarti “bersih”. Dan penggantian ini pun diterapkan di
seluruh Inggris.
Warna dan Bentuk
Lengan
Merah digunakan sebagai
warna terbaik untuk lengan semaphore karena mencolok dan kontras dengan
latar belakang sekitarnya. Biasanya agar semakin mudah terlihat, akan
ditambahkan tanda-tanda dengan warna lain yang kontras seperti garis atau titik. Bagian belakang lengan biasanya berwarna putih
dengan tanda hitam. Jika ternyata latar belakang yang ada juga dapat
mengaburkan warna lengan, maka biasanya akan ditambahkan papan (biasanya
berwarna putih) untuk makin membuat lengan kontras dan mencolok.
Pada tahun 1872, lengan pada semua sinyal masih berwarna merah. Baru pada tahun 1920, perusahaan kereta api Inggris mewarnai sinyal jarak menjadi warna kuning sementara sinyal berhenti tetap berwarna merah. Yang terus digunakan hingga saat ini adalah merah sebagai tanda berhenti, kuning sebagai sinyal jarak dan sinyal hijau jika lengan dalam keadaan mati atau “off”. Tapi walau begitu penggunaan warna lainnya masih terjadi di negara-negara lain.
Pada tahun 1872, lengan pada semua sinyal masih berwarna merah. Baru pada tahun 1920, perusahaan kereta api Inggris mewarnai sinyal jarak menjadi warna kuning sementara sinyal berhenti tetap berwarna merah. Yang terus digunakan hingga saat ini adalah merah sebagai tanda berhenti, kuning sebagai sinyal jarak dan sinyal hijau jika lengan dalam keadaan mati atau “off”. Tapi walau begitu penggunaan warna lainnya masih terjadi di negara-negara lain.
Cara Kerja
Sinyal semaphore
dioperasikan oleh motor listrik atau hidrolik. Hal tersebut membuat sinyal tersebut dapat dikendalikan
dari jarak jauh, atau sinyal tersebut dapat bergerak secara otomatis. Sinyal semaphore
juga dibuat dengan antisipasi sedemikian rupa hingga jika tenaga listrik yang mendukung
sinyal tersebut mati atau rusak, maka lengan sinyal akan bergerak mengikuti gravitasi ke posisi horizontal.
Penggunaan Semaphore Lainnya
Selain untuk kegiatan pramuka, sinyal
rel kereta api, semaphore juga
digunakan untuk berkomunikasi di pegunungan, dimana komunikasi oral atau elektronik susah untuk
dilakukan dan tidak memungkinkan. Kegiatan ini biasa dilakukan oleh Royal
Canadian Mounted Police yang biasa menggunakan tangan sebagai pengganti
bendera. Penggunaan semaphore ini juga diterapkan dalam patroli pantai, seperti Ocean City
Maryland Beach Patrol, sebagai alat komunikasi antar penjaga pantai.
Trivia
Huruf
yang dapat dibentuk oleh bendera semaphore juga memiliki segi artistik dalam motif
yang digunakan. Salah satu contohnya adalah dalam bendera yang digunakan oleh The
Campaign for Nuclear Disarmament, yang menggunakan simbol damai atau peace,
pada tahun 1958. Simbol tersebut ternyata merupakan kombinasi huruf N dan D,
yang berarti Nuclear Disarmament yang dikelilingi oleh lingkaran.
Contoh lainnya adalah album cover dari grup band The Beatles pada tahun 1965 yang albumnya berjudul HELP. Pada album cover tersebut tampak empat personel The Beatles sedang mengeja kata ‘‘HELP’’ dengan sandi semaphore lewat tangan mereka. Namun sayang sekali album cover ini dianggap tidak menarik dari segi estetik, sehingga untuk penjualan, album cover tersebut diperbaiki sehingga lebih estetik dan menarik, walaupun posisi tangan keempat anggota The Beatles menjadi tidak memiliki arti[8].
(http://id.wikipedia.org/wiki/Semaphore)
Contoh lainnya adalah album cover dari grup band The Beatles pada tahun 1965 yang albumnya berjudul HELP. Pada album cover tersebut tampak empat personel The Beatles sedang mengeja kata ‘‘HELP’’ dengan sandi semaphore lewat tangan mereka. Namun sayang sekali album cover ini dianggap tidak menarik dari segi estetik, sehingga untuk penjualan, album cover tersebut diperbaiki sehingga lebih estetik dan menarik, walaupun posisi tangan keempat anggota The Beatles menjadi tidak memiliki arti[8].
(http://id.wikipedia.org/wiki/Semaphore)
Kode Morse
Kode Morse adalah sistem
representasi huruf, angka, dan tanda baca dengan menggunakan sinyal kode.
Kode Morse diciptakan oleh Samuel F.B. Morse dan Alfred Vail pada tahun 1835.
Kode Morse
Kode morse juga digunakan
dan dipelajari di dunia kepramukaan atau
kepanduan. Dalam dunia kepramukaan kode morse disampaikan menggunakan senter
atau peluit pramuka. Kode morse disampaikan dengan cara menuip peluit dengan
durasi pendek untuk mewakili titik dan meniup peluit dengan durasi panjang
untuk mewakili garis.
Untuk menghafalkan kode ini digunakan metode yang mengelompokkan huruf-huruf berdasarkan bagaimana huruf ini diwakili oleh kode morsenya. Pengelompokan tersebut antara lain Alphabet dengan kode morse yang berkebalikan antara titik dan garis, misalnya huruf K yang diwakili oleh -.- berkebalikan dengan huruf R yang diwakili oleh .-. dan alfabet dengan kode morse berlawanan. Misalnya, huruf A yang diwakili oleh .- dan huruf N yang diwakili oleh -..
Kemampuan menerima dan mengirimkan kode morse merupakan salah satu dari kecakapan yang dapat menerima Tanda Kecakapan Khusus. Kode morse juga digunakan sebagai kunci dalam memecahkan Sandi Rumput.
Kode Morse adalah contoh bentuk komunikasi digital awal.
Untuk menghafalkan kode ini digunakan metode yang mengelompokkan huruf-huruf berdasarkan bagaimana huruf ini diwakili oleh kode morsenya. Pengelompokan tersebut antara lain Alphabet dengan kode morse yang berkebalikan antara titik dan garis, misalnya huruf K yang diwakili oleh -.- berkebalikan dengan huruf R yang diwakili oleh .-. dan alfabet dengan kode morse berlawanan. Misalnya, huruf A yang diwakili oleh .- dan huruf N yang diwakili oleh -..
Kemampuan menerima dan mengirimkan kode morse merupakan salah satu dari kecakapan yang dapat menerima Tanda Kecakapan Khusus. Kode morse juga digunakan sebagai kunci dalam memecahkan Sandi Rumput.
Kode Morse adalah contoh bentuk komunikasi digital awal.
Kode representasi Morse untuk alfabet
- Huruf A direpresentasikan dengan .-
- Huruf B direpresentasikan dengan -...
- Huruf C direpresentasikan dengan -.-.
- Huruf D direpresentasikan dengan -..
- Huruf E direpresentasikan dengan .
- Huruf F direpresentasikan dengan ..-.
- Huruf G direpresentasikan dengan --.
- Huruf H direpresentasikan dengan ....
- Huruf I direpresentasikan dengan ..
- Huruf J direpresentasikan dengan .---
- Huruf K direpresentasikan dengan -.-
- Huruf L direpresentasikan dengan .-..
- Huruf M direpresentasikan dengan --
- Huruf N direpresentasikan dengan -.
- Huruf O direpresentasikan dengan ---
- Huruf P direpresentasikan dengan .--.
- Huruf Q direpresentasikan dengan --.-
- Huruf R direpresentasikan dengan .-.
- Huruf S direpresentasikan dengan ...
- Huruf T direpresentasikan dengan -
- Huruf U direpresentasikan dengan ..-
- Huruf V direpresentasikan dengan ...-
- Huruf W direpresentasikan dengan .--
- Huruf X direpresentasikan dengan -..-
- Huruf Y direpresentasikan dengan -.--
- Huruf Z direpresentasikan dengan --..
Tanda Baca :
- Tanda . direpresentasikan dengan .-.-.-
- Tanda , direpresentasikan dengan --..--
- Tanda : direpresentasikan dengan ---...
- Tanda - direpresentasikan dengan -....-
- Tanda / direpresentasikan dengan -..-.
Angka :
- 1 .----
- 2 ..---
- 3 ...--
- 4 ....-
- 5 .....
- 6 -....
- 7 --...
- 8 ---..
- 9 ----.
- 0 -----
Kode yang paling terkenal dalam Kode Morse adalah SOS (... --- ...), yaitu
kode yang biasanya digunakan untuk memanggil bantuan oleh para pelaut jika kapal mereka terjebak dalam bahaya. Kode morse juga digunakan oleh para radio amatir untuk
berkomunikasi, keuntungan penggunaan kode morse pada komunikasi radio adalah
alat yang digunakan sangat sederhana, dan pancaran gelombang radio akan lebih
jauh jika menggunakan kode morse dibandingkan dengan gelombang radio yang
ditumpangi suara (audio)
Kode morse dalam kepramukaan
Kode morse juga digunakan
dan dipelajari di dunia kepramukaan atau kepanduan. Dalam dunia kepramukaan kode morse disampaikan
menggunakan senter atau peluit pramuka. Kode morse
disampaikan dengan cara menuip peluit dengan durasi pendek untuk mewakili titik
dan meniup peluit dengan durasi panjang untuk mewakili garis.
Untuk menghafalkan kode ini digunakan metode yang mengelompokkan huruf-huruf berdasarkan bagaimana huruf ini diwakili oleh kode morsenya. Pengelompokan tersebut antara lain Alphabet dengan kode morse yang berkebalikan antara titik dan garis, misalnya huruf K yang diwakili oleh -.- berkebalikan dengan huruf R yang diwakili oleh .-. dan alfabet dengan kode morse berlawanan. Misalnya, huruf A yang diwakili oleh .- dan huruf N yang diwakili oleh -..
Alfabet dengan kode morse yang berkebalikan
Untuk menghafalkan kode ini digunakan metode yang mengelompokkan huruf-huruf berdasarkan bagaimana huruf ini diwakili oleh kode morsenya. Pengelompokan tersebut antara lain Alphabet dengan kode morse yang berkebalikan antara titik dan garis, misalnya huruf K yang diwakili oleh -.- berkebalikan dengan huruf R yang diwakili oleh .-. dan alfabet dengan kode morse berlawanan. Misalnya, huruf A yang diwakili oleh .- dan huruf N yang diwakili oleh -..
Alfabet dengan kode morse yang berkebalikan
|
Alfabet
|
Morse
|
Alfabet
|
Morse
|
|
E
|
.
|
T
|
-
|
|
I
|
..
|
M
|
--
|
|
S
|
...
|
O
|
---
|
|
H
|
....
|
KH
|
----
|
|
Alfabet
|
Morse
|
Alfabet
|
Morse
|
|
K
|
-.-
|
R
|
.-.
|
|
X
|
-..-
|
P
|
.--.
|
Alphabet dengan kode
morse yang berlawanan
|
Alfabet
|
Morse
|
Alfabet
|
Morse
|
|
A
|
.-
|
N
|
-.
|
|
U
|
..-
|
D
|
-..
|
|
V
|
...-
|
B
|
-...
|
|
Alfabet
|
Morse
|
Alfabet
|
Morse
|
|
W
|
.--
|
G
|
--.
|
|
F
|
..-.
|
L
|
.-..
|
|
Y
|
-.--
|
Q
|
--.-
|
Tidak memiliki pasangan
|
Alfabet
|
Morse
|
|
C
|
-.-.
|
|
J
|
.---
|
|
Z
|
--..
|
Penghafalan dilakukan
secara kelompok huruf EISH TMOKH, AUV NDB, WFY GLQ CJZ
E = . T = _ R = ._. F = .._.
I = .. M = _ _ K = _._ L = ._..
S = ... O = _ _ _ W = ._ _ Q = _ _._
H = .... KH = _ _ _ _ G = _ _. Y = _._ _
A = ._ N = _. C = _._. X = _.._
U = .._ D = _.. J = ._ _ _ P =._ _.
V = ..._ B = _... Z = _ _ ..

